Ibu Hamil Kembar Harus Proaktif dengan Kesehatan Diri Sendiri

Ibu hamil kembar harus proaktif dengan kesehatan diri sendiri, walaupun tidak merencanakan kehamilan anak kembar harus tetap menjaga kesehatan ketika hamil.

Ibu Hamil Kembar Harus Proaktif dengan Kesehatan Diri SendiriSelamat datang dan terimakasih karena telah berkunjung ke salah satu website resmi milik Alfian Herbal Agen Resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi Ibu hamil kembar harus proaktif dengan kesehatan diri sendiri.

Ibu hamil kembar harus proaktif dengan kesehatan diri sendiri | Dibandingkan kehamilan tunggal, kehamilan kembar sedikit lebih berisiko untuk mengalami komplikasi seperti preeklamsia dan diabetes gestasional. Meskipun demikian, banyak wanita yang menginginkan kehamilan bayi kembar. Memiliki anak kembar di dalam kandungan tidak perlu disikapi dengan kepanikan. Jangan biarkan kegembiraan akan memiliki anak dirusak oleh ketidaktahuan mengenai apa yang mungkin dialami dan harus dilakukan.

Ketika anda memiliki hamil kembar, kenaikan berat badan kemungkinan menjadi lebih signifikan jika dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Anda pun memerlukan tambahan vitamin untuk Anda dan kedua bayi di dalam kandungan.

Selain itu, anda diwajibkan untuk memenuhi asupan zat besi lebih tinggi dari biasanya untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan kedua janin di dalam kandungan. Jika tidak memiliki kecukupan zat besi, besar kemungkinannya anda akan mengalami anemia. Mengenai kalori, anda harus mengonsumsi paling tidak 2.700 kalori tiap hari.

Lantas Apa Yang Harus Anda Lakukan Apabila Saat Hamil Kembar ?

Dikutip dari alodokter.com -, Pada saat hamil kembar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kehamilan tetap bisa berjalan lancar. Hal-hal tersebut adalah:Memeriksakan kondisi kehamilan lebih sering

Untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin, upayakan untuk memeriksakan tahap kehamilan lebih sering di klinik atau rumah sakit. Lakukan juga USG (ultrasonografi) untuk memantau kondisi pertumbuhan janin. Perhatikan juga mengenai kemungkinan tanda-tanda persalinan prematur agar Anda bisa mengantisipasinya dengan segera memeriksakan diri ke dokter kandungan, jika memang terjadi.

  • Lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan

Sebenarnya, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa beristirahat dianggap efektif dalam mencegah persalinan prematur. Namun, biasanya dokter menyarankan ibu yang sedang hamil kembar untuk lebih banyak beristirahat, mengurangi kegiatan fisik, mengurangi perjalanan jauh dan kesibukan di dalam pekerjaan untuk mencegah gangguan kehamilan serta mengurangi risiko komplikasi.

  • Lebih memerhatikan asupan nutrisi tertentu

Terdapat zat-zat yang diperlukan lebih banyak ketika Anda sedang hamil kembar. Asam folat, kalsium, zat besi, dan protein hanyalah sebagian dari yang diperlukan lebih banyak daripada biasanya. Pastikan Anda selalu mengonsumsi vitamin khusus untuk ibu hamil tiap hari selama masa kehamilan.

  • Memerhatikan berat badan yang proporsional

Ketika Anda sedang hamil bayi kembar, perhatikan berat badan ideal. Jangan sampai mengalami kekurangan atau kelebihan berat badan agar Anda dan bayi tetap sehat. Kenaikan berat badan yang ideal untuk ibu dengan hamil kembar adalah 17-25 kg. Jika kenaikan berat badan dirasa lebih dari itu atau bahkan kelebihan, bukan hanya akan berdampak kepada kesehatan ibu dan bayi, tetapi pada nantinya juga akan menyulitkan Anda saat berusaha mengembalikan berat badan seperti semula pasca melahirkan nanti.

Kemungkinan besar, Anda memerlukan tambahan 600 kalori per hari selama hamil, jika saat sebelum hamil memiliki berat badan seimbang dan kondisi kesehatan yang baik.

  • Pikirkan kemungkinan melahirkan lebih cepat

Pada kondisi hamil tunggal, persalinan dapat ditunggu hingga minggu ke-41. Namun pada kehamilan bayi kembar, hari persalinan justru menjadi lebih cepat, yaitu pada minggu 38-39. Dokter akan merekomendasikan Anda untuk menjalani induksi atau bedah Caesar yang dilakukan pada minggu tersebut.

Bagaimana pun jenisnya, kondisi ibu hamil kembar akan sama dengan kondisi hamil normal, yaitu sama-sama memerlukan perawatan ekstra. Namun uniknya, seiring pertambahan usia, kemungkinan Anda mengalami hamil kembar akan makin tinggi. Hal ini disebabkan adanya perubahan hormon yang memungkinkan lepasnya lebih dari satu sel telur secara bersamaan.

Selain itu juga, Ketahui Hal-hal ini Jika Ibu Punya Bayi Kembar dalam Kandungan

ibu-hamilMual dan muntah lebih hebat

Pada kehamilan bayi kembar dalam kandungan, Anda mungkin mengalami mual dan muntah yang lebih parah di masa trimester pertama dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Hal ini kemungkinan disebabkan kadar hormon human chorionic gonadotropin (HCG) yang lebih tinggi. Tetapi, jangan khawatir karena masa-masa mual dan muntah ini biasanya tidak lebih panjang daripada kehamilan tunggal, yaitu sekitar 3-4 bulan.

Gerakan bayi tidak terasa pada masa awal kandungan

Jangan berharap dapat merasakan gerakan atau tendangan dari bayi kembar lebih awal dari kehamilan tunggal. Gerakan-gerakan bayi kembar akan mulai dirasakan pada usia kehamilan 18-20 minggu, menurut seorang ahli kandungan. Pergerakan bayi tunggal pun mulai terasa pada usia kehamilan yang sama. Seorang ibu mungkin mampu merasakan pergerakan bayi lebih awal bilamana sudah pernah hamil sebelumnya, sehingga lebih bisa membedakan aktivitas saluran cerna dengan pergerakan bayi.

Risiko preeklamsia menjadi lebih tinggi

Dibandingkan kehamilan tunggal, kondisi preeklamsia lebih sering terjadi pada kehamilan bayi kembar. Preeklamsia itu sendiri memiliki tekanan darah tinggi, urine yang mengandung protein, serta dapat disertai pembengkakan tangan dan kaki. Kondisi ini patut diwaspadai karena menyimpan risiko yang lebih serius, yaitu eklamsia, di mana terjadi kejang-kejang pada ibu hamil.

Selama hamil bayi kembar, mungkin lebih sering muncul bercak

Mengalami adanya bercak selama trimester pertama adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Asalkan bercak-bercak kecil tersebut tidak disertai adanya kram, keluar gumpalan-gumpalan, atau disertai perdarahan yang banyak. Saat hamil bayi kembar dalam kandungan, munculnya bercak ini ada kemungkinan menjadi lebih sering. Namun, waspadai bercak yang tidak biasa seperti yang telah disebutkan sebelumnya, karena bisa jadi menunjukkan suatu keadaan yang serius, seperti keguguran. Dibandingkan kehamilan tunggal, kemungkinan keguguran saat hamil bayi kembar lebih tinggi.

Lebih berisiko mengalami diabetes gestasional

Diabetes gestasional adalah diabetes yang dialami sang ibu selama masa kehamilan. Ketika hamil bayi kembar, risiko terkena penyakit ini akan meningkat dibandingkan pada kehamilan bayi tunggal. Salah satu risiko diabetes gestasional pada kehamilan tunggal adalah berat bayi bisa menjadi lebih besar sehingga Anda mungkin harus melahirkan melalui bedah caesar. Namun karena biasanya bayi kembar bukanlah bayi yang berukuran besar, risiko tersebut mungkin lebih jarang terjadi, menurut seorang ahli kandungan.

Berat badan lebih tinggi

Berat badan ibu hamil dengan bayi kembar dalam kandungan kemungkinan lebih tinggi dibandingkan dengan ibu hamil bayi tunggal. Hal tersebut dapat terjadi karena hamil kembar berarti mengandung dua bayi, dua plasenta, serta cairan ketuban yang lebih banyak di dalam rahim. Dengan kondisi ini, Anda juga kemungkinan memerlukan kalori yang lebih banyak. Konsultasikan kepada dokter kandungan tentang cara mendapatkan berat badan yang ideal.

Bersiaplah dengan kemungkinan bedah Caesar

Kemungkinan dilakukannya bedah caesar ketika Anda hamil bayi kembar menjadi lebih tinggi. Salah satunya adalah karena posisi sungsang yang sering dialami bayi kembar. Anda tidak perlu memaksakan untuk melahirkan secara normal jika kondisinya benar-benar tidak memungkinkan. Sebaliknya, persiapkan diri Anda untuk menghadapi persalinan dengan cara bedah caesar.

Hamil dengan bayi kembar dalam kandungan memang menjadikan ibu menghadapi banyak risiko, namun Anda tidak perlu khawatir. Setelah tahu berbagai risikonya, Anda justru bisa menjadi lebih peka dalam menjaga kesehatan. Apalagi kebanyakan dari komplikasi-komplikasi tersebut relatif jarang terjadi.

Terus kunjungi situs http://obatherbalagarcepathamil.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga | Waspadai Keputihan Pada Ibu Hamil