Tips dan Posisi Tidur Untuk Ibu Hamil

Tips dan posisi tidur untuk ibu hamil, Selain mengurangi kegiatan yang terlalu melelahkan, yang perlu diperhatikan berikutnya adalah mengatur posisi tidur.

Selamat menyimak artikel sederhana yang dikutip oleh pihak alfian herbal yang meliputi seputar “tips dan posisi tidur untuk ibu hamil”. Pada kehamilan trimester awal ibu hamil bisa tidur dengan posisi apapun yang dapat memberikan rasa nyaman untuk dirinya, karena perutnya belum membesar. Ibu hamil biasanya mulai cemas ketika memasuki trimester ke dua. Namun sebenarnya ibu hamil tidak perlu khawatir, dibawah ini telah kami rangkum beberapa tips dan posisi tidur untuk ibu hamil.

Tips dan posisi tidur untuk ibu hamil | Untuk anda yang saat ini sedang hamil sebaiknya tidak perlu khawatir bayi dalam kandungan anda merasa tak nyaman atau berbahaya, karena tubuh ibu di ciptakan begitu unik sehingga dapat memberikan perlindungan, juga janin dalam kandungan anda tidak pernah merasa tak nyaman karena janin dalam kandungan mengapung dalam cairan ketuban dan mempunyai ruang sendiri untuk bergerak bebas. Pada kehamilan trimester awal ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apapun yang penting dapat memberikan rasa nyaman untuk ibu. 

Tips Posisi Tidur Untuk Ibu Hamil Dan Keamanan Kandungan

Posisi tidur ibu hamil tidak boleh dianggap perkara sepele. Janin yang membesar bisa membuat posisi tidur ibu menjadi serba salah. Terlebih lagi, ibu hamil juga mengalami kesulitan untuk bergerak mengubah posisi tidur. Posisi tidur yang salah pada ibu hamil bisa mengundang berbagai masalah kesehatan, seperti pembengkakan kaki, nyeri otot, mendengkur, penurunan tekanan darah, atau justru meningkatnya tekanan darah.

Banyak pertanyaan dari para ibu hamil muda yang bingung tentang bagaimana seharusnya posisi ketika mereka sedang tidur. Ada yang mengatakan bahwa ketika sedang hamil, seorang wanita bisa tidur dengan posisi apa saja, yang penting istirahatnya nyaman dan nyenyak. Akan tetapi ada juga pendapat yang mengatakan bahwa saat mengandung, posisi tidur haruslah sewajarnya supaya tidak berisiko bagi kondisi kandungan. Apalagi pada saat kandungan memasuki usia trimester kedua, posisi dan kondisi fisik perut sang ibu biasanya akan mengalami perubahan, dan hal tersebut bisa membuat tidur menjadi kurang nyaman. Maka dari itu ketika perut mulai membesar, biasanya mulai muncul rasa was-was dan takut saat sedang tidur.

Pada usia kehamilan muda ternyata anda tidak perlu merasa khawatir mengenai posisi tidur. Pada trimester pertama ini silahkan tidur dengan posisi favorit Anda, apapun itu asalkan nyaman dan bisa tidur dengan nyenyak. Meskipun pada awal kehamilan ini perut mulai membesar, perut memiliki sistem proteksi tersendiri terhadap janin sehingga dalam posisi apapun janin di dalam kandungan akan tetap merasa nyaman. Hal ini dikarenakan karena keberadaan cairan ketuban yang membuat janin memiliki cukup ruang untuk bisa bergerak dan berkembang.

Baca juga : Efek Bahaya Minuman Energy Sangat Mematikan

Mulai akhir trimester pertama mungkin perut ibu yang yang sudah lebih besar lagi akan membuat kurang leluasa bergerak, untuk kondisi yang memasuki tahap ini sebenarnya masih tetap diperbolehkan untuk tidur dalam posisi apapun, namun ada beberapa posisi tidur tertentu yang lebih dianjurkan untuk dipilih untuk mendapatkan tidur yang nyaman dan nyenyak serta maksimal dalam mendukung pertumbuhan janin, berikut cara aman untuk posisi tidur bagi ibu hamil :

  • Hindari Telentang

Setelah memasuki usia kehamilan trimester kedua, terutama setelah bulan kelima, ibu hamil dianjurkan untuk tidak tidur dalam posisi telentang. Tekanan pada pembuluh darah utama dan vena cava inferior bisa meningkat bila ibu hamil tidur dalam posisi telentang. Tekanan ini bisa menghambat peredaran darah ke tubuh ibu, termasuk ke janin.

Vena cava inferior yang tertekan juga bisa memicu pembengkakan pada bagian tubuh atau edema. Vena cava inferior adalah pembuluh balik besar bawah yang terletak di belakang perut bagian bawah. Tugasnya adalah membawa darah kotor dari tubuh bagian bawah ke jantung.

  • Menyamping ke Kiri

Sebagian ahli menganjurkan ibu hamil untuk tidur dalam posisi menyamping ke kiri. Hal ini bertujuan memperlancar sirkulasi darah, baik yang menuju jantung maupun yang menuju ke rahim, janin, dan ginjal. Selain itu, posisi menyamping ke kiri membuat bagian abdomen atau perut lebih nyaman dan tidak menekan organ hati yang terletak di sisi kanan. Posisi tidur menyamping ke kiri juga dapat mengurangi pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, dan tangan. Hal itu karena posisi tersebut membantu ginjal bekerja lebih leluasa dalam membersihkan zat sisa dan cairan dari tubuh. Bila ginjal menahan cairan dan zat sisa, ibu hamil bisa mengalami edema.

Namun, sebagian ahli menyatakan tidak perlu memusingkan mengenai posisi tidur yang sehat, masing-masing ibu hamil disarankan untuk memilih posisi yang terasa nyaman.

  • Posisi tidur Tengkurap

Bagi para ibu hamil muda yang mungkin ukuran perutnya belum terlalu besar, ternyata tidur dengan posisi tengkurap ini cukup aman. Akan tetapi pertanda kehamilan trimester pertama yang biasanya ditandai dengan bagian dada yang lebih besar dan lebih sensitif memang membuat seorang wanita kurang nyaman tidur dengan posisi tengkurap. Selain itu posisi tengkurap juga kurang sesuai dan sangat tidak cocok bagi ibu hamil yang ukuran perutnya sudah mulai membesar, karena akan mengurangi kelancaran peredaran darah antara sang ibu dan janinnya dan juga akan menyebabkan rasa mual.

Selain mengatur posisi tidur dengan baik, ibu hamil juga sering mengalami kesulitan untuk tidur. Beberapa penyebab sulit tidur pada wanita hamil yang paling umum adalah :

  • Meningkatnya ukuran janin, sehingga sulit mencari posisi tidur yang nyaman.
  • Keinginan pipis yang lebih sering, karena ginjal bekerja keras untuk menyaring darah yang volumenya meningkat.
  • Peningkatan detak jantung, karena volume darah lebih banyak
  • Merasa sesak nafas, yang disebabkan oleh peningkatan hormon dan ukuran bayi yang menekan diagfragma.
  • Kaki kram dan sakit punggung, karena menahan beban berat tubuh yang bertambah
  • Sembelit dan mulas, karena saat hamil pencernaan melambat, sehingga makanan lebih bertahan lama di perut.
  • Stres, bisa jadi karena memikirkan bagaimana saat melahirkan nanti, kesehatan janin dalam perut, bagaimana merawat anak nanti, dsb.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai “tips dan posisi tidur untuk ibu hamil”. Selain memperhatikan posisi tidur ibu hamil yang nyaman, pastikan kebutuhan kalsium tercukupi untuk mengurangi kram pada kaki. Selain itu, berbagai nutrisi penting lain yang bisa didapat dari sayuran, buah, dan susu juga perlu dikonsumsi secara seimbang. Rutin memeriksakan kehamilan di dokter kandungan juga diperlukan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Terimakasih atas kunjungannya.

Terus kunjungi situs http://obatherbalagarcepathamil.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Tips dan Posisi Tidur Untuk Ibu Hamil