Tips Memilih Menu Makanan Sehat Untuk Lansia

Tips memilih menu makanan sehat untuk lansia, karena kebutuhan gizi saat memasuki masa lansia berubah drastis dibanding saat usia dewasa.

Selamat datang disalah satu situs resmi milik alfian herbal yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia. Dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi kesehatan yang akan meliputi seputar ” tips memilih menu makanan sehat untuk lansia”.

Setiap fase kehidupan manusia selalu berkaitan dengan apa yang dikonsumsinya. Makanan untuk bayi pasti berbeda dengan makanan ketika kita sudah beranjak menjadi anak-anak atau bahkan remaja. Begitu pun saat kita menjadi tua, asupan yang tepat untuk kita di masa itu akan lain dengan saat kita masih muda.

Kebutuhan gizi pada orang lanjut usia perlu mendapat perhatian, karena kebutuhan gizi pada masa ini berubah drastis dibandingkan kebutuhan gizi pada orang dewasa. Terjadi perubahan pada fungsi fisiologis tubuh dan sistem metaboliknya sehingga memengaruhi banyak hal termasuk kebutuhan gizi yang menunjang status gizi. Semua kebutuhan zat-zat gizi mestinya diperhatikan, namun yang paling dominan adalah zat-zat gizi makro, selain vitamin, dan beberapa mineral utama.

Baca juga : Cara Menghentikan Pendarahan Di Rahim

Ketahui Istilah Lanjut Usia / Lansia

Proses kehidupan manusia sejak lahir sampai meninggal merupakan proses alami yang berjalan terus dan merupakan siklus kehidupan. Proses kehidupan ini meliputi proses pertumbuhan dan perkembangan. Selama proses tumbuh kembang ini terjadi banyak perubahan pada tubuh manusia. Pada salah satu tahapan proses ini ada yang disebut dengan masa tua atau lanjut usia.

Di Indonesia, sebenarnya belum ada ketentuan yang pasti mengenai penggolongan siapa saja yang termasuk usia lanjut. Demikian juga dengan istilah usia lanjut. Orang sering menyebutnya berbeda-beda, misalnya manusia Usia Lanjut (manula), manusia lanjut usia (lansia), warga usia lanjut (wulan), golongan lanjut umur (glamur), usia lanjut (usila), sedangkan di Inggris disebut dengan istilah warga negara senior.

Umur atau usia dibedakan menjadi dua, yaitu umur kronologis dan umur biologis. Umur kronologis yaitu umur yang dicapai seseorang dalam kehidupannya dihitung dengan tahun kalender. Sedangkan umur biologis adalah umur atau usia yang sebenarnya di mana pematangan jaringan digunakan sebagai patokan atau indeks umur. Hal ini menjelaskan mengapa orang-orang yang secara kronologis berumur sama tetapi secara fisik dan mental berbeda. Proses biologis inilah yang dicegah agar tampak awet muda.

Menurut WHO, batasan usia bisa dibedakan menjadi: 1) Usia pertengahan (middle age) yaitu kelompok usia 45-59 tahun; 2) Lanjut usia (elderly) antara 60-74 tahun; 3) Lanjut usia tua (old) antara 75-90 tahun; dan 4) usia sangat tua (very old) di atas 90 tahun.

Batasan usia lanjut di Indonesia belum ada, tetapi menurut UU no 4 tahun 1965 pasal 1 menyatakan “seseorang dapat dinyatakan sebagai seorang jompo atau lanjut usia setelah yang bersangkutan mencapai umur 55 tahun, tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkah sendiri untuk keperluan hidupnya sehari-hari dan menerima nafkah dari orang lain”.

Makanan dan Minuman yang Tepat Diberikan Untuk Usia Lanjut

Bagaimana Kategori Orang yang Berusia Lanjut?

Tips Memilih Menu Makanan Sehat Untuk LansiaSiapa sajakah yang masuk ke dalam kategori usia lanjut? Menurut pakar, orang-orang yang masuk usia lanjut atau manula adalah orang-orang yang berusia 55–75 tahun ke atas. Pada usia tersebut, kita akan mulai mengalami kemunduran, baik secara fisik maupun psikologi. Nah, oleh karena itu, dalam beraktivitas, gerakan orang-orang yang memasuki usia lanjut pun akan melambat.

Berikut adalah makanan yang sebaiknya diberikan setiap hari untuk orang yang sudah berusia lanjut, dengan catatan memiliki kondisi tubuh yang sehat.

  • Setengah liter susu atau bisa berupa makanan dan minuman olahannya.
  • Daging, ikan, ayam, tahu, atau tempe tiga kali sehari.
  • Sayur-sayuran berwarna hijau atau buah-buahan dua kali sehari. Sayur dan buah bisa mencegah sembelit dan melancarkan pencernaan.
  • Nasi atau roti secukupnya.
  • Untuk menghindari risiko tekanan darah tinggi, sebaiknya kurangi makanan yang berminyak dan yang terlalu banyak menggunakan garam.
  • Kurangi makanan dan minuman yang mengandung gula agar tekanan darah tetap dalam kondisi normal.
  • Pada usia lanjut, biasanya mereka tidak nafsu dengan makanan, terutama yang rasanya pedas, asam, dan makanan yang menggunakan banyak bumbu. Sebaiknya kurangi asupan makanan yang banyak mengandung kolesterol. Pemilihan jenis makanan harus disesuaikan dengan berat badan dan kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menu makanan bagi lanjut usia (lansia) :

1. Hindari membuat masakan dengan bumbu yang merangsang, seperti pedas atau asam, karena ini dapat mengganggu kesehatan lambung dan alat pencernaan.
2. Kurangi pemakaian garam, yakni tidak lebih dari 4 gram per hari, untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi.
3. Kurangi santan, daging yang berlemak, dan minyak agar kolesterol darah tidak tinggi. Sebaliknya, perbanyak makanan yang berkalsium tinggi, seperti susu dan ikan. Pada orang lanjut usia, khususnya ibu-ibu yang menopause, sangat perlu mengkonsumsi kalsium untuk mengurangi risiko keropos tulang.
4. Perbanyak makanan berserat, seperti sayuran mentah, agar pencernaan lancar dan tidak sembelit.
5. Kurangi konsumsi gula dan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi agar gula darah normal, khususnya bagi penderita kencing manis agar tidak terjadi komplikasi lain.
6. Gunakan sedikit minyak untuk menumis dan kurangi makanan yang digoreng. Perbanyak makanan yang diolah dengan dipanggang atau direbus karena makanan tersebut mudah dicerna.
7. Buat masakan yang lunak dan mudah dikunyah sehingga kesehatan gigi terjaga.

Selain memperhatikan asupan makanan, hal yang tidak kalah penting adalah menggerakkan badan. Menggerakkan badan bisa dengan berbagai macam cara, yang paling mudah adalah dengan olahraga atau melakukan aktivitas. Untuk yang sudah berusia lanjut, sebaiknya pilih jenis olahraga yang sesuai dengan kesehatan dan kemampuan. Jika kondisi kesehatan memburuk jangan memilih jenis olahraga berat, sebaiknya lakukan aktivitas olahraga yang ringan, misalnya jalan-jalan di pagi hari secara rutin.

Nah , Itulah beberapa tips memilih menu makanan sehat untuk lansia. Semoga dengan mempraktikannya, orang tua, kakek-nenek, atau bahkan kita nantinya dapat terus sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Terimakasih atas kunjungannya , semoga artikel yang kami kutip bermanfaat untuk anda semua.

Terus kunjungi situs http://obatherbalagarcepathamil.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya, karena kami akan terus update setiap harinya.

Tips Memilih Menu Makanan Sehat Untuk Lansia